Mikroba Pemakan Otak Ditemukan di Penampungan Air Kota, Tewaskan Bocah 6 Tahun
Naegleria fowleri terbentuk secara alami di air tawar dan ditemukan di seluruh dunia. Mikroba itu biasanya menginfeksi orang saat air terkontaminasi masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan kemudian menyerang otak.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan infeksi biasanya terjadi saat orang berenang atau menyelam di "tempat dengan air tawar hangat". Mikroba tersebut tidak bisa menginfeksi lewat air yang tertelan, dan tidak menular dari orang ke orang.
Mereka yang terinfeksi Naegleria fowleri menunjukkan sejumlah gejala termasuk demam, mual, muntah, leher kaku dan sakit kepala. Sebagian besar meninggal dunia dalam waktu seminggu.
Sebelumnya, kasus infeksi bakteri tersebut terkonfimrasi di negara bagian Florida awal tahun ini. Saat itu, petugas kesehatan di sana mengimbau warga menghindari kontak hidung dengan air dari keran dan sumber lain.
Editor: Arif Budiwinarto