Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan
Advertisement . Scroll to see content

Microsoft: Peretas Rusia dan Korut Berlomba Curi Informasi Vaksin Virus Corona AS

Sabtu, 14 November 2020 - 13:19:00 WIB
Microsoft: Peretas Rusia dan Korut Berlomba Curi Informasi Vaksin Virus Corona AS
Ilustrasi peretes (hacker). (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami telah memberi tahu semua organisasi yang menjadi target, dan jika serangan berhasil, kami menawarkan bantuan," ujarnya.

Namun demikian, perusahan bentukan Bill Gates enggan mengungkap berapa banyak serangan dunia maya yang berhasil atau jenis pelanggaran data apa yang telah mereka sebabkan.

Dalam temuannya, Microsoft mengatakan peretas Fancy Bear berusaha membobol akun orang dengan mencoba masuk ribuan atau jutaan kali. Sedangkan peretas asal Korut menggunakan taktik "spear-phishing"--peretas Zinc mengirim pesan berisi deskripsi pekerjaan palsu sementara Cerium menyamar sebagai perwakilan WHO melalui email.

Hacker Rusia pernah berusaha curi data vaksin milik Inggris

Pengungkapan peretasan muncul pada saat-saat penting dalam perlombaan global untuk memperoleh vaksin virus corona. Dua perusahaan biomedis AS, Pfizer dan Moderna, diklaim berada di urutan terdepan mendapatkan persetujuan darurat untuk mulai menginjeksi manusia pada akhir tahun ini.

Pada bulan Juli lalu, pejabat keamanan siber Inggris mengatakan kelompok peretas Rusia lain yang dikenal sebagai "Cozy Bear" juga menargetkan organisasi maupun fasilitas yang terlibat dalam pengembangan vaksin virus corona.

Kedutaan Rusia di Washington telah membantah tuduhan keterlibatan negara itu dalam spionase digital. Pejabat Korea Utara sebelumnya juga membantah melakukan peretasan di negara lain.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut