Meriah! Festival Budaya Indonesia di Sakarya Turki Pukau Pelajar Asing
Uniknya, Batik x Ebru memiliki ciri khas yang sama, yaitu sama-sama melukis. Jika batik melukis melalui canting di atas kain, Ebru teknik melukis di atas air.
Alunan musik Indonesia dan turki berpadu dalam satu rasa bahagia yang menggema melalui tawa pada malam itu. Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta pesan untuk tidak lupa menghadiri malam puncak yang lebih spektakuler.
Muhtesem Endonezya tahun ini mengusung tema “Story Of Dreamland”, narasi simbolis untuk menampilkan keragaman budaya, bahasa, dan agama di Indonesia.
Melalui photo booth yang menggambarkan peta Indonesia, pengunjung diajak memahami bahwa meskipun terdiri dari ribuan pulau dan etnis, Indonesia adalah satu kesatuan yang utuh. Festival ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sejarah, keunikan, dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia internasional.
Reisyaff Fiermy Cantando Abiyu, ketua panitia Muhteşem Endonezya, mengungkapkan rasa syukurnya acara ini terselenggara dengan baik.