Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dunia Ramai-Ramai Kecam Israel setelah Video Penyiksaan Aktivis GSF Beredar, Panggil Dubes
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Israel Posting Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla, Netanyahu Murka

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:26:00 WIB
Menteri Israel Posting Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla, Netanyahu Murka
Benjamin Netanyahu mengecam ulah menterinya yang merilis video perlakuan tidak manusiawi terhadap ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (Foto: GSF)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu mengecam ulah menterinya yang merilis video perlakuan tidak manusiawi terhadap ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan. Dalam video yang diposting menteri radikal sayap kanan Itamar Ben Gvir di media sosial X, Rabu (20/5/2026) tersebut, tampak para aktivis internasional berlutut dengan tangan diikat ke belakang, sementara dahi mereka menempel ke lantai.

Netanyahu mengatakan, penanganan menteri terhadap para aktivis, tidak sesuai dengan nilai dan norma Israel.

“Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator (aktivis) sesegera mungkin,” kata Netanyahu, dalam pernyataan, dikutip Kamis (21/5/2026).

Menteri Luar Negeri Gideon Saar ikut mengkritik Ben Gvir. Dalam pernyataan di X, Saar menyebut menteri kontroversial itu dengan sengaja menyebabkan kerugian bagi Israel dengan menunjukkan tayangan yang memalukan.

Bahkan, lanjut Saar, ini bukan kali pertama Ben Gvir dan merilis video penyiksaan terhadap aktivis GSF.

Namun Ben Gvir bebal dan membalas pernyataan Saar.

“Saya bangga menjadi menteri yang bertanggung jawab atas organisasi-organisasi yang beroperasi hari ini melawan para pendukung teror,” kata Ben Gvir, dalam pidatonya di parlemen Knesset.

Dia bahkan menantang Saar bahwa akan ada video penyiksaan para aktivis GSF lainnya.

“Ya, akan ada berbagai macam gambar yang tidak disukai Gideon Saar, tapi saya kira itu adalah sumber kebanggaan yang besar," ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut