Menlu Iran: Negara Barat Tak Ingin Negosiasi Nuklir, tapi Konflik
“Saya sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk memercayai Amerika Serikat lagi,” kata Araghchi, dikutip dari Sputnik, Sabtu (27/9/2025).
“Kata-kata dan tindakan mereka tidak sejalan. Tujuan mereka adalah konfrontasi, bukan dialog,” ujarnya, menegaskan.
Peringatan untuk PBB
Menlu Iran juga mendesak Sekjen PBB Antonio Guterres agar tidak terjebak dalam upaya mengaktifkan kembali mekanisme sanksi terhadap Teheran.
Segala usaha untuk memulihkan sanksi yang sudah dicabut akan melanggar hukum internasional.
“Segala upaya untuk memulihkan sanksi yang telah dicabut harus ditolak. Tidak ada sumber daya yang boleh mendukung mekanisme ilegal ini,” tuturnya.
Dengan sikap keras AS dan Eropa, ditambah kegagalan Dewan Keamanan PBB menghasilkan resolusi, posisi Iran semakin sulit di kancah diplomasi internasional. Namun, pernyataan Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan tunduk pada tekanan Barat dan tetap memandang jalur konfrontasi sebagai pilihan yang dipaksakan pihak lawan.
Editor: Anton Suhartono