Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai
Advertisement . Scroll to see content

Mengerikan, Ini Dampak jika Amerika Uji Coba Senjata Nuklir

Jumat, 31 Oktober 2025 - 03:04:00 WIB
Mengerikan, Ini Dampak jika Amerika Uji Coba Senjata Nuklir
Dunia kembali dibuat cemas setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan Pentagon melakukan uji coba senjata nuklir (Foto: Komisi Energi Atom AS)
Advertisement . Scroll to see content

JENEWA, iNews.id - Dunia kembali dibuat cemas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan Departemen Pertahanan (Pentagon) untuk melakukan uji coba senjata nuklir. Keputusan kontroversial ini bukan hanya memicu kekhawatiran global, tetapi juga berpotensi mengguncang tatanan keamanan dunia yang selama puluhan tahun dibangun lewat perjanjian internasional.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pengendalian Senjata (ACA), Daryl Kimball, memperingatkan bahwa langkah Trump tersebut akan menimbulkan dampak mengerikan bagi stabilitas global. Menurutnya, AS sama sekali tidak memiliki alasan teknis, militer, atau politik yang kuat untuk kembali menguji senjata nuklir setelah lebih dari dua dekade menghentikannya.

“Tidak ada negara, kecuali Korea Utara, yang melakukan uji coba nuklir di abad ini. Dengan secara bodoh mengumumkan niat melanjutkan uji coba, Trump akan memicu reaksi berantai di seluruh dunia,” ujar Kimball, dikutip dari Sputnik, Kamis (30/10/2025).

1. Ancaman Reaksi Berantai dari Negara Nuklir

Langkah AS ini dikhawatirkan akan memicu gelombang uji coba serupa oleh negara-negara lain seperti Rusia, China, hingga India dan Pakistan. Negara-negara tersebut mungkin akan merasa terdorong untuk menyesuaikan diri dengan kekuatan baru AS, sehingga perlombaan senjata nuklir global bisa dimulai kembali.

Jika hal itu terjadi, dunia akan menghadapi era baru ketegangan seperti masa Perang Dingin, ketika setiap negara saling berlomba memperbesar kekuatan nuklirnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut