Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Ubah Cakupan Bentang Selat Hormuz, dari Cuma 48 Km Jadi 480 Km
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan! Militer Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:27:00 WIB
Mengejutkan! Militer Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran
Militer Uni Emirat Arab dilaporkan ikut menyerang Iran pada awal April, di tengah berkecamuknya perang Amerika Serikat (AS)-Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Militer Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan ikut menyerang Iran pada awal April, di tengah berkecamuknya perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Kabar mengejutkan tersebut diungkap seorang sumber pejabat AS kepada surat kabar The Wall Street Journal (WSJ).

Disebutkan, serangan UEA menargetkan kilang minyak di Pulau Lavan, Iran, beberapa saat sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata dengan Iran menandai berakhirnya pertempuran selama 5 minggu.

Pejabat itu mengatakan, AS mengapresiasi serangan UEA tersebut serta keterlibatan negara-negara Teluk lain yang ingin bergabung dalam pertempuran.

Namun pejabat itu tak menyebutkan tanggal dan waktu persis serangan militer UEA.

Meski demikian, stasiun televisi pemerintah Iran IRIB pada 8 April melaporkan, militernya melancarkan serangan rudal dan drone terhadap UEA dan Kuwait. Serangan itu berlangsung beberapa jam setelah fasilitas minyak Iran di Pulau Lavan diserang.

"(Lavan) Menjadi target serangan pengecut," demikian laporan IRIB saat itu.

Pada hari yang sama, beberapa jam setelah gencatan senjata AS-Iran berlaku, UEA mengumumkan negaranya menjadi sasaran 17 rudal Iran dan 35 drone Iran. Serangan itu merupakan pembalasan atas gempuran terhadap fasilitas minyak Lavan.

Militer Kuwait juga megumumkan serangkaian serangan Iran terhadap pembangkit listrik, fasilitas desalinasi dan minyaknya.

Data Administrasi Informasi Energi AS mengungkap kilang minyak Iran di Pulau Lavan merupakan yang terbesar ke-10 milik negara itu, menghasilkan 60.000 barel minyak mentah per hari.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut