Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Memanas! AS Ancam Hancurkan Iran Lebih Brutal Jika Tolak Teken Kesepakatan
Advertisement . Scroll to see content

Politisi Demokrat AS Gelar Voting Akhiri Perang Lawan Iran

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:06:00 WIB
Politisi Demokrat AS Gelar Voting Akhiri Perang Lawan Iran
Partai Demokrat di Senat akan menggelar pemungutan suara kembali untuk mengesahkan undang-undang (UU) untuk mengakhiri perang Iran (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat Chuck Schumer menuduh pemerintahan Presiden Donald Trump sengaja menyeret AS ke dalam perang panjang melawan Iran. Partai Demokrat di Senat akan menggelar pemungutan suara kembali untuk mengesahkan undang-undang (UU) untuk mengakhiri perang Iran.

Menurut Schumer, pemerintahan Trump telah melampaui batas waktu 60 hari yang ditetapkan dalam Undang-Undang Kekuatan Perang (WPA) karena dilakukan tanpa memperoleh izin dari Kongres.

“Izinkan saya mengulangi: Donald Trump menyeret Amerika ke dalam perang, perang ilegal dan mahal tanpa tujuan apa pun, tanpa akhir yang jelas,” kata Schumer, dikutip dari Anadolu, Selasa (12/5/2026).

“Sudah lebih dari seminggu sejak kita mencapai ambang batas 60 hari berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Perang, yang berarti permusuhan harus dihentikan kecuali Trump mendapatkan otorisasi dari Kongre," ujarnya.

Dia juga menuduh Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth berusaha menghindari tenggat waktu untuk memgakhiri perang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut