Mediator AS: Pasukan ISF Asal Indonesia Akan Ditempatkan di Gaza Selatan
Selain itu, pasukan militer Indonesia di ISF tak akan menargetkan pihak mana pun. Penugasan juga terbatas di Gaza.
Kota Rafah disebut akan menjadi lokasi penempatan awal misi tersebut. Wilayah selatan Gaza dinilai strategis sekaligus sensitif, mengingat posisinya yang berbatasan langsung dengan Mesir dan kerap menjadi titik konsentrasi pengungsi.
ISF diperkirakan akan terdiri atas sekitar 20.000 personel militer serta 12.000 polisi dari negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.
Bahbah berharap pengerahan pasukan internasional ini dapat menekan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel serta menciptakan stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Selain itu, dia juga menilai kehadiran ISF penting untuk memberikan jaminan keamanan bagi Komite Nasional untuk Pemerintahan Gaza yang baru dibentuk. Pemerintahan sementara tersebut membutuhkan perlindungan agar dapat menjalankan tugasnya secara efektif di tengah situasi yang masih rapuh.
Editor: Anton Suhartono