Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Roy Suryo Cs Soroti Double Sprindik Kasus Ijazah Jokowi: Harusnya Status Tersangka Dicabut!
Advertisement . Scroll to see content

Media Asing Soroti Dugaan Penggelembungan Suara PSI yang Diketuai Anak Jokowi

Selasa, 05 Maret 2024 - 13:53:00 WIB
Media Asing Soroti Dugaan Penggelembungan Suara PSI yang Diketuai Anak Jokowi
Melonjaknya perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diketuai anak Jokowi, Kaesang Pangarep, dalam tempo singkat, akhir-akhir ini, juga mendapatkan sorotan dari media asing. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

“Sebuah partai kecil yang dipimpin putra presiden Indonesia yang akan segera habis masa jabatannya mengalami peningkatan perolehan suara yang luar biasa selama akhir pekan selama penghitungan suara resmi pada pemilu bulan lalu, sehingga meningkatkan tuntutan untuk dilakukannya penyelidikan oleh parlemen atas dugaan kecurangan pemilu,” tulis media itu.

Dikatakan bahwa para pakar survei mencurigai perolehan suara PSI mungkin telah “dinaikkan” sehingga bisa masuk parlemen. Kecurigaan itu bukan tanpa alasan. Sebab, perolehan suara partai tersebut tiba-tiba melonjak menjadi sekitar 3,13 persen pada akhir pekan lalu, dari yang tadinya hanya berada di kisaran 2,6–2,8 persen pada Jumat (1/3/2024) dan hari-hari sebelumnya.

“Selain itu, para ahli mencatat bahwa jumlah (perolehan suara) PSI yang dikeluarkan KPU lebih tinggi dibandingkan penghitungan TPS dan perkiraan penghitungan cepat (quick count). Meski masih dalam batas kesalahan penghitungan cepat yang biasanya dapat diandalkan, mereka menilai perbedaannya masih tidak wajar,” ungkap BenarNews.

Politisi PPP, Muhammad Romahurmuziy menduga ada upaya di beberapa daerah untuk menggelembungkan suara PSI. Menurut dia, dugaan penggelembungan itu dalam banyak kasus, bukan terjadi di tingkat TPS, melainkan diduga di tingkat kabupaten.

Romy, sapaan Romahurmuziy, juga menuding adanya surat suara yang tidak sah yang dimasukkan menjadi suara milik PSI. “Setiap penggeseran suara tidak sah menjadi suara PSI, jelas merugikan perolehan seluruh partai politik peserta pemilu,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut