Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika
Advertisement . Scroll to see content

Mahathir Sebut Perjanjian Dagang Malaysia-AS yang Diteken Anwar-Trump Tidak Sah

Kamis, 04 Desember 2025 - 06:22:00 WIB
Mahathir Sebut Perjanjian Dagang Malaysia-AS yang Diteken Anwar-Trump Tidak Sah
Mahathir Mohamad menegaskan perjanjian dagang yang diteken PM Anwar Ibrahim dengan Donald Trump tidak sah karena melanggar Konstitusi (Foto: Bernama).
Advertisement . Scroll to see content

Klausul Dirahasiakan, Kekuasaan Malaysia Disebut Tergerus

Mahathir juga mempersoalkan transparansi. Dokumen perjanjian setebal 400 halaman itu tidak pernah dipublikasikan ke masyarakat. Namun dia mengklaim telah melihat poin-poin penting yang menjadi sumber kekhawatirannya.

“Ada banyak klausul yang menyatakan kekuasaan negara kita diserahkan kepada Amerika Serikat,” ujarnya. 

Menurut dia, beberapa ketentuan bahkan memungkinkan Washington menentukan batasan tindakan Malaysia dalam bidang perdagangan.

Isu Bumiputera Jadi Sorotan

Salah satu kritik paling keras Mahathir menyasar klausul terkait status bumiputera atau orang pribumi. Walau tidak disebutkan langsung, Mahathir menilai perjanjian itu pada praktiknya menghapus hak istimewa bumiputera dalam urusan perdagangan jika melibatkan pihak AS.

“Semua hak istimewa bumiputera tidak bisa diberlakukan pada barang atau perdagangan Amerika,” katanya. 

Jika benar, hal itu berarti keuntungan atau keistimewaan yang selama ini diberikan kepada bumiputera, harus secara otomatis diberikan pula kepada perusahaan Amerika.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut