Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Lupakan Perang, Rusia dan AS Kerja Sama Bikin Matahari Buatan Terbesar di Dunia

Jumat, 11 Oktober 2024 - 06:22:00 WIB
Lupakan Perang, Rusia dan AS Kerja Sama Bikin Matahari Buatan Terbesar di Dunia
Perusahaan raksasa energi Rusia Rosatom terlibat dalam megaproyek matahari buatan bertenaga nuklir yang di dalamnya juga melibatkan AS (Foto: Rosatom)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu Barabaschi menjelaskan diskusi berjalan dengan sangat produktif.

"Setelah menghadapi beberapa kendala, kami sekarang kembali ke jalur yang benar. Kita ami memiliki rencana baru ke depannya." katanya.

Kontribusi Rusia, lanjut dia, seperti halnya semua anggota ITER, sangat penting, menunjukkan komitmen bersama terhadap pengembangan energi fusi yang bisa bermanfaat bagi seluruh dunia. 

Dukungan Rusia mencakup semua bidang, mulai dari komponen penting hingga inovasi teknologi.

Megaproyek ITER dimulai pada 1985 setelah pertemuan puncak antara presiden AS saat itu Ronald Reagan dengan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. 

Matahari buatan iitu diproyeksi menjadi perangkat fusi terkuat di dunia, mampu menghasilkan reaksi nuklir skala besar.

Proyek bernilai miliaran euro itu menghadapi serangkaian kendala teknis dan masalah biaya selama beberapa tahun, termasuk sanksi yang dijatuhkan negara Barat terhadap terkait konflik Ukraina.

Rusia merupakan pemasok utama 25 sistem berteknologi tinggi untuk fasilitas masa depan tersebut. Pengiriman peralatan selalu dilakukan tepat waktu, mematuhi jadwal pembangunan reaktor.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut