Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Lagi, Donald Trump dan Wali Kota London Sadiq Khan Perang Mulut

Jumat, 13 Juli 2018 - 19:22:00 WIB
Lagi, Donald Trump dan Wali Kota London Sadiq Khan Perang Mulut
(Foto: AFP dan Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

"Hal yang menarik adalah Trump tidak sedang mengkritik wali kota di sebuah daerah, tapi dia mengkritik saya (pribadi)," katanya, kepada Radio BBC.

Menurut Sadiq, pernyataan Trump yang seolah menganggap para imigran sebagai biang kejahatan di Inggris tidak masuk akal.

Keduanya sudah berseteru lama. Sadiq, anak sopir bus asal Pakistan yang pindah ke Inggris pada 1960-an, mengkritik kebijakan Trump yang melarang masuk imigran asal beberapa negara Islam.

Lalu Trump mengolok-olok Sadiq pada Juni 2017 menyusul serentetan serangan teror di London.

Merespons pernyataan Sadiq yang saat itu mengatakan warga London tidak perlu was-was, Trump menulis di akun Twitter-nya, "Setidaknya tujuh orang tewas dan 48 luka dalam serangan teror dan Wali Kota London mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir!'"

Lalu Sadiq merespons dengan menyebut, Trump kurang informasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut