Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan, dia ingin KTT global berlangsung berdasarkan prinsip-prinsip tersebut akhir tahun ini.
Lagi, Ukraina Serang Moskow Pakai Drone tapi Gagal
Kementerian Media Arab Saudi menyatakan, para peserta telah menyepakati pentingnya melanjutkan konsultasi untuk membuka jalan bagi perdamaian. Sejumlah pejabat Eropa mengatakan, para peserta berencana untuk membentuk kelompok kerja untuk mengatasi masalah khusus yang ditimbulkan oleh perang di Ukraina.
Sekitar 18 bulan setelah Rusia menginvasi Ukraina, setiap prospek perundingan damai langsung antara Kiev dan Moskow selalu mentah. Pertempuran pun terus berkecamuk di sepanjang garis depan.
Tentara Bayaran Grup Wagner Dituding Mau Invasi Polandia dari Belarusia
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan pertemuan itu adalah cerminan dari upaya Barat untuk melanjutkan upaya memobilisasi negara-negara Global Selatan di belakang posisi Zelensky. Namun, dia menyebut upaya semacam itu sia-sia belaka dan bakal berujung kegagalan.
Sementara negara-negara Barat secara luas mendukung Ukraina, banyak negara lain enggan memihak meskipun mereka ingin mengakhiri konflik yang telah menghantam ekonomi global.
China Akan Hadiri Pertemuan Jeddah Bahas Perang Ukraina, Rusia Tak Diundang
Partisipasi China di Saudi mengisyaratkan kemungkinan perubahan dalam pendirian Beijing soal krisis Ukraina. Namun, para analis menilai perubahan itu tidak besar. China memang terkesan menjauh dari putaran pembicaraan sebelumnya di Kopenhagen, Denmark, dan telah menghindari seruan Barat untuk mengutuk agresi Rusia.
Para diplomat Barat juga menekankan peran Arab Saudi dalam mengumpulkan kelompok negara yang lebih luas untuk ambil bagian, memanfaatkan hubungannya yang berkembang dengan Beijing dan hubungannya yang berkelanjutan dengan Moskow dan Kiev.
Arab Saudi Fasilitasi Pertemuan Bahas Krisis Ukraina di Jeddah
Editor: Ahmad Islamy Jamil