KIEV, iNews.id – KTT penyelesaian krisis Ukraina yang diadakan di Arab Saudi dinilai Kiev berjalan produktif dan membuat kemajuan menuju penyelesaian damai dengan Rusia. Sementara Moskow justru menyebut pertemuan itu sebagai upaya yang gagal untuk memobilisasi dunia internasional agar berada di belakang Kiev.
“Kami melakukan konsultasi yang sangat produktif tentang prinsip-prinsip utama yang harus dibangun perdamaian yang adil dan abadi,” ungkap Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Yermak, dalam sebuah pernyataaan seperti dikutip Reuters, Senin (7/8/2023).
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Lebih dari 40 negara, termasuk China, India, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa ikut serta dalam pembicaraan di Jeddah yang berakhir pada Minggu (6/8/2023) kemarin. Akan tetapi, Rusia tidak berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Yermak mengatakan, semua negara yang hadir telah menunjukkan komitmen terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan menghormati kedaulatan dan integritas teritorial negara yang tidak dapat diganggu gugat.
Rusia Sebut Upaya Negara Barat Cari Dukungan Akhiri Perang Ukraina Akan Gagal
Ukraina dan sekutunya menyebut pembicaraan itu sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan internasional yang luas untuk hal-hal prinsip yang diinginkan Kiev sebagai dasar perdamaian. Di antara prinsip itu termasuk penarikan semua pasukan Rusia dan pengembalian semua wilayah Ukraina ke kendalinya.