Krisis Rohingya, Oxford Tarik Penghargaan Aung San Suu Kyi
Menurut dia, Oxford memiliki tradisi yang panjang sebagai kota yang menghormati perbedaan dan humanis.
"Reputasi itu sudah dinodai dengan memberikan penghargaan kepada seseorang yang buta dengan kekerasan. Kami berharap hari ini kami bisa memberikan suara yang kecil ini kepada pihak lain yang terpanggil untuk memperjuangkan hak asasi manusia (HAM) dan keadilan bagi etnis Rohingya," tambahnya.
BBC juga melaporkan bahwa Kampus St Hugh, Oxford, tempat Suu Kyi menimba ilmu juga sudah melepas foto perempuan penerima hadiah Nobel Perdamaian itu.
Keputusan untuk menarik penghargaan Oxford ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan Paus Fransiskus ke Myanmar. Paus Fransiskus berharap kunjungannya itu bisa memberi perubahan atas konflik yang disebut panel HAM PBB sebagai kasus kejahatan kemanusiaan yang berat itu.
Suu Kyi menerima penghargaan Oxford juga karena perannya dalam memperjuangkan demokrasi di Burma (sekarang Myanmar), negara yang kala itu berada di bawah kendali penuh militer.
Editor: Anton Suhartono