Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Advertisement . Scroll to see content

Korut Lagi-Lagi Tembakkan Rudal ke Arah Laut Jepang, Tokyo Meradang

Selasa, 11 Januari 2022 - 17:32:00 WIB
Korut Lagi-Lagi Tembakkan Rudal ke Arah Laut Jepang, Tokyo Meradang
Salah satu rudal Korea Utara yang diujicobakan pada tahun lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kantor berita Kyodo melaporkan, sebuah rudal yang ditembakkan oleh Korea Utara diduga telah mendarat di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang. Kendati demikian, Penjaga Pantai Jepang telah memintah kapal-kapal yang berlayar di kawasan itu untuk berhati-hati dan waspada jika ada benda tak dikenal yang terdeteksi.

Jika terkonfirmasi, ini bakal menjadi uji coba rudal kedua yang dilakukan Korut dalam seminggu terakhir, setelah peluncuran rudal supersonik pada Rabu (5/1/2022) lalu. Menurut media Korea Utara, rudal yang ditembakkan militer Pyongyang pekan lalu mampu terbang sejauh 700 km dan tepat mencapai target.

Kepala Staf Gabungan Tentara Korea Selatan pada Selasa ini menyatakan, rudal terakhir yang diuji Pyongyang lebih canggih daripada pekan lalu. Namun, mereka mengklaim sistem pertahanan Korea Selatan sudah dilengkapi dengan baik untuk mendeteksi dan mencegat rudal tersebut.

“Proyektil (Korut) itu memiliki jangkauan lebih dari 700 km, ketinggian maksimum sekitar 60 km, dan kecepatan maksimum sekitar Mach 10. Kami memperkirakan bahwa (proyektil) yang diluncurkan Korea Utara kali ini lebih canggih daripada yang ditembakkan pada pada 5 Januari lalu,” kata  Kepala Staf Gabungan Tentara Korsel.

Menurut instansi militer negeri ginseng itu, badan intelijen AS dan Korea Selatan masih menganalisis karakteristik senjata Korut tersebut dengan hati-hati.

Pada Senin (10/1/2022), Albania, Prancis, Irlandia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat mengeluarkan pernyataan bersama untuk mengutuk peluncuran rudal Korut pada 5 Januari lalu. Keenam negara itu menyatakan, pengembangan senjata pemusnah massal Pyongyang terus-menerus membahayakan stabilitas regional dan internasional dengan meningkatkan risiko “salah perhitungan dan eskalasi”. 

Negara-negara tersebut juga mendesak Korea Utara untuk meninggalkan program rudal balistiknya, dan berdialog untuk mencapai perdamaian di Semenanjung Korea.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut