Kisah Si Jenius Matematika Tolak Beasiswa MIT demi Jadi Biksu Budha, kini Banting Setir Lagi
Sekarang dia bersama rekan-rekannya mendirikan perusahaan starup di bidang terapi psikologi bernama Huaxia Xinyuan.
“Saya ingin lebih jujur pada diri sendiri. Tidak perlu memainkan peran yang diharapkan orang lain. Saya kira psikologi bisa bekerja sama dengan Budhisme. Keduanya tidak bertentangan. Kami bisa membantu orang memecahkan masalah kesehatan mental melalui metode psikologis dan mereka bisa mencapai hasil lebih baik jika mempelajari agama Budha secara bersamaan,” katanya, kepada Jiupai News.
Liu mengaku tertarik mendalami Budha sejak menimba ilmu di Universitas Peking. Alasannya dia mendapati matematika sebagai jalan kesepian dan ingin mendekati hati banyak orang. Namun ternyata aktivitasnya di kuil juga tak berjalan baik. Pada 2018 dia merasa frustrasi karena harus menjalani aktivitas harian yang sepele, diperparah dengan hubungan dengan sesama biksu yang buruk.
Setelah menghabiskan beberapa tahun sebagai biksu pengembara, Liu kembali ke media sosial berbagi video, Douyin, untuk mengumumkan bisnisnya. Dia melakukan live streaming pertamanya pada Senin lalu dan berhasil menarik perhatian dengan ditonton ratusan ribu orang.
“Saya harus mengatakan, ini adalah pengalaman live streaming yang bagus," ujarnya, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Selasa (13/9/2022).