Kisah Pilu Perempuan Irak yang Setiap Hari 'Berperang' Merawat 22 Cucu
Selasa, 28 Agustus 2018 - 15:10:00 WIB
Saat kunjungan AFP, salah satu donatur muncul, membawa tas-tas pakaian, dan makanan. Pegawai negeri itu mengaku menyumbangkan sebagian dari gaji bulanan serta gaji putranya untuk membantu keluarga yang kesulitan.
Dia bukan satu-satunya orang yang membantu, kata Sana, yang juga memiliki kelumpuhan pita suara.
Dia menunggu untuk mendengar apakah pemerintah akan memberikan pensiunan sebesar 500.000 dinar sebulan untuk anak-anaknya, yang bekerja di militer dan polisi.
"Saya berharap pihak berwenang akan memberikan uang pensiun dan perumahan bagi anak-anak yatim karena saya tidak akan hidup selama 100 tahun," katanya.
Editor: Nathania Riris Michico