Kisah Pilu Perempuan Irak yang Setiap Hari 'Berperang' Merawat 22 Cucu
Selama tiga tahun pendudukan ISIS di Mosul, anak-anak Sana, yakni Fares dan Ghazwan, diculik oleh ISIS bersama dengan menantunya, Massud. Ketiganya merupakan anggota pasukan keamanan dan dianggap 'murtad' oleh ISIS.
Menurut Sana, ISIS kemungkinan besar sudah membunuh mereka. Namun dia masih berharap menemukan mayat mereka suatu hari nanti.
Enam cucu Sana Ibrahim saat makan bersama dari satu piring nasi dan satu piring lauk. (Foto: AFP)
Sepanjang pendudukan ISIS, ratusan tentara pemerintah dan polisi diculik dan dieksekusi oleh militan. Mayat mereka dibuang di kuburan massal di sekitar kota di utara.
Pada 2016, pasukan Irak melancarkan serangan untuk merebut kembali Mosul, yang memicu pertempuran selama berbulan-bulan di jantung kota. Perang memuncak saat pengusiran ISIS pada Juli 2017.