Kisah Perjalanan Marcopolo, Singgah 5 Bulan di Sumatera hingga Takjub dengan Alamnya
Dalam perjalanan itu mereka juga melintasi Afghanistan. Keluarga Marcopolo tinggal di sana selama setahun, mungkin akibat didera penyakit malaria. Mereka juga diyakini menyinggahi wilayah-wilayah di selatan yakni kini menjadi Pakistan dan Kashmir.
Kisah perjalanan Marcopolo berlanjut, mereka melakukan perjalanan menuju Pamir hingga sampai lokasi yang kini disebut sebagai Xinjiang, China. Selama di Xinjiang dan sebelum mencapai Shazhou, rombongan berbaur dengan masyarakat Muslim di sana. Mereka kemudian singgah di Suzhou dan Ganzhou sebelum memasuki wilayah Ningxia.
Setelah itu keluarga Marcppolo tiba di istana Mongol, menyerahkan minyak suci dari Yerusalem serta surat-surat kepausan kepada Kubilai Khan. Selama 16 atau 17 tahun, keluarga Marcopolo tinggal di wilayah kekuasaan kaisar Mongol , meliputi Cathay atau China Utara dan Mangi atau sekarang China Selatan.
Saat itu banyak orang asing yang bekerja di Mongol karena penguasa tidak percaya dengan rakyat sendiri. Wajar saja jika keluarga Marcopolo bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat yang beraneka ragam itu bahkan menjadi tokoh terhormat.
Marcopolo sudah berusia sekitar 20 tahun saat tiba di Cathay. Meskipun hanya bisa sedikit bahasa Mandarin, dia bisa berbicara beberapa bahasa yang saat itu digunakan di Asia Timur, seperti Turki, bahasa Persia, bahasa Uighur, dan mungkin bahasa Mongol.