Kisah 2 Saudara Kembar Palestina Sulap Pesawat Bersejarah Israel Jadi Kafe dan Restoran
Setelah berbulan-bulan bekerja, pesawat itu hampir siap untuk memberikan layanan penuh bagi pengunjung. Interiornya baru saja dicat. Kafe dan restoran telah dilengkapi dengan listrik dan sembilan meja. Pintu-pintunya terhubung ke dua jalur yang memungkinkan pelanggan untuk naik dengan aman.
Hidung pesawat dicat dengan warna bendera Palestina, sedangkan ekornya diberi warna bendera Yordania.
Untuk kafe, layanannya sudah dibuka sejak Juli. Sementara, untuk restorannya diharapkan bisa dibuka bulan depan. Al-Sairafi juga berencana memasang dapur di bawah badan pesawat untuk menyajikan makanan kepada pelanggan di dalamnya.
Sayangnya, rencana jangka panjang mereka untuk membangun kembali taman hiburan dan kolam renang di lokasi kafe pesawat itu masih jauh dari yang diimpikan. Khamis dan Ata mengaku kecewa karena tidak menerima dukungan keuangan dari Pemerintah Kota Nablus. Kini, mereka sedang mencari investor.
'”Insya Allah, saya berharap proyek (taman hiburan) ini berhasil dan menjadi yang terbaik,” ucap Ata.
Editor: Ahmad Islamy Jamil