Kisah 2 Saudara Kembar Palestina Sulap Pesawat Bersejarah Israel Jadi Kafe dan Restoran
“Sekarang mereka (masyarakat Palestina) bisa melihat pesawat dan bagi mereka itu akan menjadi sesuatu yang berarti,” ucapnya.
Setelah 25 tahun bekerja keras, dua bersaudara itu akhirnya berhasil membuka “Restoran Maskapai Penerbangan Palestina-Yordania dan Kedai Kopi al-Sairafi” itu pada 21 Juli lalu.
Banyak pengunjung dengan keluarga, teman, dan pasangan mereka datang untuk minum di kafe yang terletak di bawah badan pesawat. Sementara, yang lainnya datang untuk berfoto di dalam pesawat dengan tarif 5 shekel (sekitar Rp23.000) per orang.
Para pelanggan mengatakan, mereka tertarik untuk berkunjung setelah melihat foto-foto pesawat yang direnovasi jadi kafe dan restoran itu beredar secara daring. “Sudah lama, saya ingin melihat tempat ini. Saya berharap saya pernah melihat pesawat ini sebelum diubah menjadi kafe,” kata salah satu pengunjung, Majdi Khalid.
Impian si kembar al-Sairafi yang kini berusia 60 tahun itu mengubah pesawat menjadi kafe dan restoran muncul pertama kali pada akhir 1990-an. Kala itu, Khamis melihat pesawat Boeing yang telantar di dekat Kota Safed, Israel Utara.