Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Ibu Negara Korsel Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara, Suap Tas Chanel Tak Terbukti 
Advertisement . Scroll to see content

Khawatir Jadi Korban Pornografi, Perempuan Korsel Ramai-Ramai Hapus Foto dari Medsos

Senin, 02 September 2024 - 20:28:00 WIB
Khawatir Jadi Korban Pornografi, Perempuan Korsel Ramai-Ramai Hapus Foto dari Medsos
Para perempuan Korsel menghapus foto-foto selfie dari media sosial terkait maraknya foto dan video porno deepfake (Foto: Yonhap)
Advertisement . Scroll to see content

"Teknologi deepfake mempersulit untuk membedakan apakah sesuatu yang dibuat-buat itu nyata atau karikatur. Kebingungan ini membuatnya semakin berbahaya," kata Bae.

Jumlah korban deepfake yang meminta bantuan lembaga pemerintah untuk menangani kejahatan seksual digital berjumlah 781 orang pada periode 1 Januari hingga 25 Agustus 2024. Sebanyak 288 di antaranya, atau 36,9 persen, adalah anak di bawah umur.

Sementara itu Kementerian Pendidikan Korsel telah menerima 196 laporan kerusakan akibat kejahatan seks deepfake di antara siswa dan guru pada periode yang sama.

Seorang fotografer yang meminta identitasnya dirahasiakan menghentikan sementara untuk mengunggah wajah model karena kekhawatiran menjadi korban deepfake.

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol dalam rapat kabinet, Selasa (2/9/2024), memerintahkan pihak berwenang untuk segera membasmi kejahatan seks digital dan menyebutnya sebagai tindakan kriminal yang nyata.

Pemerintah juga telah mengumumkan serangkaian tindakan, termasuk memperberat hukuman bagi pelaku kejahatan seks deepfake, mendorong pengamanan ponsel yang menggunakan Telegram, bahkan menghukum siapa saja yang menyimpan materi pornografi deepfake di perangkat mereka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut