Khawatir Jadi Korban Pornografi, Perempuan Korsel Ramai-Ramai Hapus Foto dari Medsos
Sejauh ini polisi telah menerima laporan 61 korban, termasuk 12 alumni dari kampus yang sama dengan pelaku.
Atlet Korut Terancam Dihukum gara-gara Selfie dan Tersenyum bareng Atlet Korsel di Olimpiade Paris
Setelah informasi ini mengemuka, berbagai obrolan di media sosial pun marak. Bahkan netizen mengungkap ada korban anak perempuan di bawah umur.
Satu akun Telegram yang memiliki lebih dari 220.000 anggota melengkapi salurannya dengan aplikasi yang bisa mengubah foto seorang perempuan menjadi telanjang seketika. Bahkan admin akun mengajak anggota untuk membagikan foto-foto yang mereka dapat untuk dibuat model pornonya.
Bae Sang Hoon, seorang profesor dari Universitas Woosuk, mengatakan motif pelaku bervariasi, mulai dari didorong oleh perasaan rendah diri, geli, hingga pelecehan atau balas dendam kepada seseorang.
Semua orang bisa melakukannya karena sudah ada aplikasi untuk menghasilkan produk porno. Aplikasi pada Telegram yang dikombinasikan dengan AI telah menyebabkan kerusakan sangat besar di Korsel. Bahkan hasilnya sangat realistis, sulit untuk dibedakan bahwa foto atau video itu hasil rekayasa.