Kenapa Amerika Selalu Ikut Campur Urusan Negara Lain? Ini Penjelasan Para Pakar
JAKARTA, iNews.id - Mengapa Amerika selalu ikut campur urusan negara lain? Pertanyaan itu sering dilontarkan jika ada konflik-konflik besar di dunia, sebut saja perang Israel-Hamas, perang Rusia-Ukraina, konflik China-Taiwan, dan lainnya.
Ada peran Amerika Serikat (AS) di setiap konflik-konflik tersebut. Dalam konflik Israel-Hamas, di satu sisi, AS menjadi sponsor utama Israel dalam persenjataan. Di sisi lain, Negeri Paman Sam memainkan peran sebagai juru damai yang sampai saat ini juga belum menunjukkan hasil.
Seorang pengamat politik AS Mendiang Robert Jervis bahkan mengungkap istilah 'Intervention is as American as apple pie' di pembukaan bukunya berjudul 'The New American Interventionism'. Arti istilah tersebut kira-kira, intervensi sudah menjadi tipikal orang Amerika.
Jervis menulis kalimat itu 25 tahun lalu, namun masih berlaku hingga saat ini. Pernyataan itu menyentuh inti kebijakan luar negeri AS, mencirikan campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain, bahkan sampai menumbangkan pemerintahan dengan tujuan akhir mengamankan hegemoni.
Menurut Jervis, seperti dilaporkan kembali Xinhua, kebijakan luar negeri intervensionis seperti itu menimbulkan kesengsaraan dan kengerian di seluruh dunia. Bahkan membahayakan perdamaian dan stabilitas global.