Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat
Advertisement . Scroll to see content

Kedubes AS di Israel Keluarkan Travel Warning Terkait Pernyataan Permukiman Yahudi Legal

Selasa, 19 November 2019 - 13:55:00 WIB
Kedubes AS di Israel Keluarkan Travel Warning Terkait Pernyataan Permukiman Yahudi Legal
Kedubes AS di Israel keluarkan travel warning terkait pernyataan Mike Pompeo (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Israel mengeluarkan travel warning kepada warganya yang berpergian ke Yerusalem, Tepi Barat, dan Jalur Gaza.

Keputusan itu dikeluarkan tak lama setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengeluarkan pernyataan kontroversial yang memicu kemarahan warga Palestina, yakni permukiman Yahudi di Tepi Barat tak melanggar hukum internasional.

"Kedubes AS menyarankan kepada warga AS untuk mempertimbangkan berpergian menuju atau melewati Yerusalem, Tepi Barat, atau Jalur Gaza, serta meningkatkan kewaspadaan yang tinggi dan mengambil langkah-langkah tepat untuk meningkatkan keamanan masing-masing sehubungan dengan kondisi saat ini," bunyi pernyataan kedubes AS, dikutip dari Reuters, Selasa (19/11/2019).

Disebutkan pula, ada indikasi individu atau kelompok yang menentang pernyataan Menlu Pompeo untuk menyerang fasilitas pemerintah, kepentingan pribadi, serta warga negara AS.

Sebelumnya, Pompeo mengatakan, "Setelah mempelajari dengan seksama semua aspek debat hukum, Amerika Serikat menyimpulkan bahwa pembentukan permukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya tidak inkonsisten dengan hukum internasional."

Komentar langsung bermunculan setelah Pompeo mengeluarkan pernyataan tersebut. Selain tentangan dari Palestina, Uni Eropa juga ikut mengomentari. Namun pernyataan Uni Eropa tak secara spesifik mengomentari pernyataan Pompeo.

"Uni Eropa menyerukan Israel mengakhiri semua aktivitas permukiman, sejalan dengan kewajibannya sebagai kekuatan pendudukan," kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut