KBRI Tokyo dan Muhammadiyah Teken Kerja Sama Pendidikan
Haedar Nashir mengatakan, kegiatan kerja sama Muhammadiyah dengan KBRI Tokyo tersebut adalah kali yang ketiga. Dia pun berharap nota kesepahaman yang ditandatangani dapat menjadi tonggak kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Di tahap ketiga ini kita melangkah lebih maju lagi dengan penandatanganan MoU untuk program pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, dan inovasi pendidikan termasuk pengembangan program digital lewat lembaga pendidikan yang kita punya sekarang ini termasuk di dalamnya Universitas Siber Muhammadiyah serta berbagai program lain,” kata Haedar.
“Apresiasi kepada KBRI Tokyo bersama Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang dapat berperan besar sebagai kekuatan penggerak bersama Jepang dalam membangun Indonesia,” tuturnya.
Beberapa kerja sama yang masuk dalam nota kesepahaman antara KBRI Tokyo dengan PP Muhammadiyah itu antara lain berupa penguatan kolaborasi antara institusi Muhammadiyah dengan industri terkait di Jepang. Selain itu, ada juga kolaborasi diseminasi informasi kegiatan bersama, serta; kerja sama lainnya yang bersifat produktif.
Hingga saat ini, jalinan kerja sama yang sudah dibangun KBRI Tokyo dengan Muhammadiyah adalah menghubungkan beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah dengan perguruan tinggi di Jepang, kata KBRI Tokyo.
Ke depannya, juga tengah diupayakan pengembangan jalur internet yang menjadi kerja sama lintas negara melalui Program Research and Education Network (ID-REN) dengan kecepatan 100GB melalui Universitas Brawijaya. Menurut KBRI, sudah ada tiga perguruan tinggi Muhammadiyah yang masuk dalam pengembangan jaringan tersebut.
Editor: Ahmad Islamy Jamil