Kandidat Kuat Pengganti Paus Fransiskus, Kardinal Filipina Tersandung Tuduhan Miring
Anne Barrett Doyle, salah satu direktur BishopAccountability, menjelaskan, pedoman dalam penanganan kasus pelecehan seksual belum dipublikasikan di laman web keuskupan agung Manila atau konferensi para uskup Filipina.
"Kalau Kardinal Tagle, bahkan tidak bisa membuat rekan-rekan uskup dari negara asal menerbitkan pedoman, apa yang bisa kita harapkan darinya sebagai paus gereja global?" kata Doyle, dalam pernyataan.
Berdasarkan penelusuran AFP pada Minggu (4/5/2025), tak ditemukan dokumen Pedoman Pastoral tentang Pelecehan Seksual dan Perilaku Buruk Para Pastor, di situs web lembaga tersebut.
Doyle juga melontarkan kritik lebih keras kepada Kardinal Parolin dari Italia dengan menyebutnya sebagai "penjaga kerahasiaan yang ulung".
"Harapan apa pun untuk transparansi seputar pelecehan seksual akan hancur total (jika dia terpilih menjadi paus)," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono