Kakek Palestina Berusia 80 Tahun Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat usai Ditangkap Israel
Kepala Dewan Desa Jiljilya, Fouad Qattoum menuturkan, pada saat kejadian, As'ad sedang menuju pulang ke rumahnya setelah sang kakek mengunjungi kerabatnya. Tiba-tiba, tentara Israel menghentikan mobilnya, mengikat tangannya, menutup matanya, dan membawa pria lansia itu pergi ke sebuah bangunan yang masih dalam tahap konstruksi.
Seorang penduduk desa lainnya mengatakan, dia melihat tentara Israel berjalan pergi dari As'ad sekitar pukul 3 pagi.
Seorang penjual sayur bernama Mamdouh Elaboud (55) mengatakan, jenazah As'ad ditemukan lebih dari satu jam kemudian. Elaboud juga sempat ditahan selama 20 menit oleh tentara zionis, namun dibebaskan kemudian.
“Setelah tentara (Israel) pergi, kami melihat seseorang tergeletak di tanah,” kata Elaboud.
“Dia dalam posisi telungkup di tanah dan ketika kami membalikkannya, kami mendapati korban adalah seorang lelaki tua tanpa tanda-tanda kehidupan,” ucapnya.
Dalam sebuah unggahan di Facebook, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh menyalahkan pasukan Israel atas kematian pria itu dan menyebutnya sebagai kejahatan.
Sementara, Juru Bicara Militer Israel Letnan Kolonel Amnon Shefler mengatakan, pihaknya bakal menyelidiki peristiwa ini secara menyeluruh dan profesional. “(Kami akan) bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan protokol kami,” ujarnya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil