Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand Open 2026 Milik Leo/Daniel, Tim Pelatih Sebut Mental Juara Jadi Pembeda
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Korban Tewas Gempa di Myanmar dan Thailand Diprediksi Terus Meningkat, Pencarian Makin Intensif

Senin, 31 Maret 2025 - 19:07:00 WIB
Jumlah Korban Tewas Gempa di Myanmar dan Thailand Diprediksi Terus Meningkat, Pencarian Makin Intensif
Pencarian dan penyelamatan korban gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Myanmar makin instensif. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Satu kelompok pemberontak mengatakan, militer yang berkuasa di Myanmar masih melakukan serangan udara di desa-desa setelah gempa. 

Di ibu kota Thailand, Bangkok, tim penyelamat mengeluarkan satu jenazah lagi dari reruntuhan gedung pencakar langit yang sedang dibangun yang runtuh akibat gempa, sehingga jumlah korban tewas akibat runtuhnya gedung menjadi 12, dengan total 19 orang tewas di seluruh Thailand dan 75 orang masih hilang di lokasi pembangunan.

Mesin pemindai dan anjing pelacak dikerahkan di lokasi. Wakil Gubernur Bangkok Tavida Kamolvej mengatakan, tim penyelamat segera mencari cara untuk mengakses area tempat tanda-tanda kehidupan telah terdeteksi, tiga hari setelah gempa.

"Peluang realistis untuk bertahan hidup berkurang setelah 72 jam. Kita harus mempercepat, kita tidak akan berhenti bahkan setelah 72 jam," ucap Kamolvej.

Di Myanmar, media pemerintah mengatakan sedikitnya 1.700 orang telah dipastikan meninggal hingga Minggu. Pemerintah militer telah mengumumkan masa berkabung selama seminggu sejak Senin. Menurut laporan The Wall Street Journal, mengutip data junta militer, korban tewas akibat gempa di Myanmar telah mencapai 2.028 orang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut