Joe Biden Menang, Iran: AS Jadi Punya Kesempatan Tebus Kesalahan
Dia menuturkan, “perlawanan heroik” rakyat Iran terhadap perang ekonomi yang dipaksakan oleh pemerintahan Trump membuktikan bahwa kebijakan tekanan maksimum Amerika pasti akan gagal.
Sementara, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Selasa (3/11/2020) lalu mengatakan bahwa hasil Pemilu AS tidak akan berpengaruh pada kebijakan Teheran terhadap Washington DC.
Biden selama kampanyenya telah mengungkapkan rencana untuk memulai jalan yang bermartabat untuk kembali ke dalam diplomasi dengan Iran. Dia juga berjanji meningkatkan kemungkinan AS kembali kepada Kesepakatan Nuklir Iran 2015—yang dirundingkan ketika dia menjadi wakil presiden dari Barack Obama.
Berbahagia atas kekalahan Trump
Sebagian besar surat kabar harian Iran hari ini melaporkan kemenangan Biden di halaman depan mereka dengan foto-foto diri sang presiden terpilih dan Trump. Sementara, di jalan-jalan Kota Teheran, beberapa orang mengungkapkan kebahagiaan mereka atas kekalahan Trump dalam Pemilu AS.
“Mereka (Trump dan Biden) sama saja. Akan tetapi, setidaknya kami senang bahwa kami tidak akan melihat wajah terkutuk dari (Trump) ini lagi,” ujar salah satu warga Iran, Gholamreza Goudarzi.
Seorang pensiunan pegawai pemerintah, yang hanya menyebut namanya sebagai Ahmadifar, mengatakan bahwa orang tidak dapat memprediksi bagaimana kebijakan AS berikutnya. “Namun tampaknya dia (Biden) mungkin lebih baik daripada Trump,” ucapnya.
Sementara, seorang karyawan bank bernama Zolfaqar Lotfi secara terbuka menyambut positif terpilihnya Biden. “Saya merasa segalanya menjadi lebih tenang. Insya Allah segalanya akan menjadi lebih baik bagi rakyat Iran,” tutur pria itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil