Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal
Badan Keamanan Nuklir Nasional yang berada di bawah Departemen Energi, pihak yang bertanggung jawab atas ketersediaan nuklir, menjadi sasaran serangan terbaru.
Juru Bicara Departemen Energi Shaylyn Hynes mengatakan, hasil penyelidikan yang sedang berlangsung, peretasan tidak memengaruhi fungsi keamanan nasional yang sensitif.
"Pada titik ini, penyelidikan menemukan malware telah diisolasi ke jaringan bisnis saja," kata Hynes, dikutip dari Reuters, Jumat (18/12/2020).
Selaian badan nuklir, serangan juga dialami tiga negara bagian. Namun sumber-sumber yang dimintai konfirmasi tidak menyebutkan nama tiga negara bagian tersebut.

Sebelumnya Badan Kemanan Infrastuktur dan Sibersekuruti menyatakan, kelakuan para peretas bisa menimbulkan risiko besar bagi pemerintah federal, negara bagian, dan lokal, infrastruktur penting, dan sektor swasta.