Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan
Advertisement . Scroll to see content

Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal

Jumat, 18 Desember 2020 - 11:30:00 WIB
Joe Biden Marah Badan Nuklir AS dan Departemen Diserang Hacker: Pelaku Harus Membayar Mahal
Para hacker semakin ganas, kini menyerang badan nuklir AS serta perusahaan teknologi raksasa Microsoft (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SAN FRANCISCO, iNews.id - Para hacker semakin ganas menyerang sistem teknologi informasi institusi pemerintah serta swasta Amerika Serikat. Badan nuklir Amerika Serikat dan tiga negara bagian menjadi korban terbaru pelaku peretasan yang diduga berasal dari Rusia.

Bukan hanya itu, perusahaan raksasa teknologi Microsoft ikut dibobol. Bahkan produknya diduga digunakan untuk serangan lebih lanjut ke para pengguna perangkat lunak perusahaan tersebut.

Namun perusahaan yang berbasis di Washington, Redmond, mendeteksi perangkat lunak yang digunakan merupakan prouduk SolarWinds. Penyelidikan Redmond sejauh ini belum menemukan peretas menggunakan sistem buatan Microsoft untuk menyerang para pengguna.

Pelaku memanfaatkan perangkat lunak sistem jaringan SolarWinds yang sudah digunakan secara luas untuk menyerang institusi pemerintah dan swasta AS.

Sebelum badan nuklir dan pemerintah negara bagian, hacker menyerang beberapa departemen termasuk keuangan dan perdagangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut