Sementara di utara Jalur Gaza, zona perang utama sebelum gencatan senjata, gumpalan asap besar membubung di atas reruntuhan bangunan, terlihat dari seberang pagar Israel. Deru tembakan dan dentuman ledakan terdengar di atas suara gonggongan anjing.
Amerika Serikat Khawatir Konflik di Gaza Meluas ke Lebanon
Hampir dua jam setelah gencatan senjata berakhir, Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa 32 orang telah tewas akibat serangan udara Israel di daerah kantong Palestina itu.
“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan bahwa Pemerintah Israel berkomitmen untuk mencapai tujuan perang, yaitu membebaskan tawanan kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, hari ini.
Pusat Kota Gaza Hancur Lebur Akibat Serangan Israel
Hamas pun mengeluarkan pernyataan atas serangan zionis di Gaza hari ini. Kelompok tersebut menegaskan, Israel tidak akan dapat meraih apa yang mereka inginkan dengan menggempur Gaza.
“Apa yang tidak dicapai Israel selama lima puluh hari sebelum gencatan senjata, tidak akan bisa dicapai dengan melanjutkan agresinya pascagencatan senjata,” kata Anggota Biro Politik Hamas, Ezzat el-Rashq, seperti tertulis di situs web kelompok tersebut.