GAZA, iNews.id – Jet-jet tempur Israel kembali menggempur Gaza, Jumat (1/12/2023). Puluhan warga Palestina pun dilaporkan berguguran.
Sementara itu, sirene yang memperingatkan adanya serangan roket terdengar di Israel Selatan pada hari yang sama. Perang antara pasukan zionis dan para pejuang Hamas kembali terjadi setelah gencatan senjata yang sudah berlangsung selama seminggu gagal diperpanjang.
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Militer zionis mengumumkan telah melanjutkan kembali “operasi tempur” mereka, sembari menuduh Hamas melanggar gencatan senjata terlebih dulu dengan menembakkan roket ke Israel. Dikatakan bahwa pesawat-pesawat tempur Israel mengebom “sasaran teroris” (maksudnya Hamas) di Gaza.
Di lain pihak, Hamas mengatakan, justru Israel-lah yang bertanggung jawab atas berakhirnya gencatan senjata tersebut. Kelompok pejuang Palestina itu menuduh Israel menolak semua tawaran untuk membebaskan lebih banyak tawanan yang ditahan Hamas di Gaza.
Tuding Hamas Langgar Gencatan Senjata, Israel Kembali Bombardir Gaza
Ketika tenggat waktu gencatan senjata berlalu, jurnalis Reuters di Khan Younis, Jalur Gaza, menyaksikan wilayah timur kota itu menjadi sasaran pemboman intensif Israel, sehingga menimbulkan asap yang membubung ke langit. Warga pun turun ke jalan untuk mencari perlindungan di wilayah barat.