Janggal! Pelaku Judi Sudah Tahu Pemenang Nobel Perdamaian Maria Machado Sebelum Pengumuman
Menurut laporan Finansavisen, tiga akun anonim di Polymarket diketahui meraup keuntungan besar hingga 90.000 dolar AS (sekitar Rp1,4 miliar) setelah taruhan mereka terhadap kemenangan Machado terbukti benar.
Komite Nobel sendiri diketahui telah menetapkan pemenang sejak 6 Oktober 2025, 4 hari sebelum pengumuman resmi. Biasanya, informasi hasil keputusan disimpan secara rahasia hingga saat pengumuman, dan hanya segelintir pejabat tinggi Komite yang mengetahuinya.
Namun fakta bahwa lonjakan taruhan terjadi tepat sebelum pengumuman menimbulkan kecurigaan kuat adanya kebocoran dari dalam.
“Jika benar ada pihak yang mengetahui hasilnya sebelum pengumuman resmi, itu akan menjadi pukulan besar bagi integritas penghargaan Nobel,” tulis Aftenposten dalam editorialnya.
Maria Corina Machado menerima Nobel Perdamaian 2025 atas jasanya memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia di Venezuela. Namun pencapaiannya sedikit ternoda oleh isu bahwa namanya telah “bocor” ke pasar judi sebelum pengumuman berlangsung.
Kasus ini memunculkan perdebatan luas di Norwegia, apakah penghargaan paling prestisius di dunia itu masih mampu menjaga kerahasiaan dan kredibilitasnya, atau justru mulai terpengaruh oleh kebocoran dan kepentingan finansial di balik layar.
Editor: Anton Suhartono