Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju "Tengah Malam"
Rabu, 28 Januari 2026 - 11:38:00 WIB
Presiden dan CEO Buletin Ilmuwan Atom Alexandra Bell memperingatkan tentang situasi berbahaya ini.
"Apa yang kita lihat sekarang merupakan krisis ganda dari semua ancaman ini yang datang bersamaan dengan kepemimpinan yang sangat buruk, kurangnya keberanian dari para pemimpin seluruh dunia," ujarnya, di Carnegie Endowment for International Peace, Washington DC.
Namun dia mengingatkan, semua orang bisa berperan memutar kembali jam ke posisi lebih jauh dari "kiamat".
Bell mengajak semua orang untuk memainkan peran seraya mendesak para pemimpin dunia mereka melakukan tindakan yang mengurangi ancaman kehancuran dunia.
Editor: Anton Suhartono