Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bertemu Sugiono, Menlu Slovakia Tawarkan Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju "Tengah Malam"

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:38:00 WIB
Jam Kiamat Berdetak Lagi, 85 Detik Menuju
Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1), 85 detik menuju tengah malam (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Jam kiamat kembali berdetak, Selasa (27/1/2026), jarumnya mendekati tengah malam, menandakan dunia semakin dekat dengan kehancuran.

Jam kiamat dibuat oleh para ilmuwan atom sebagai bentuk penafsiran terhadap potensi kehancuran dunia. Awalnya dipicu oleh potensi perang nuklir, namun kemudian berkembang ke isu lingkungan dan perubahan iklim.

Buletin Ilmuwan Atom mengumumkan, jarung jam di-setting berada pada 85 detik menuju tengah malam. Para ilmuwan memajukan jam tersebut 4 detik dibandingkan posisi terakhirnya pada 2025. Ini merupakan posisi terdekatnya dengan angka nol atau tengah malam, sejak dibuat pada 1947.

Perubahan posisi jarum jam ditandai dengan meningkatnya beberapa risiko, termasuk semakin meluasnya persenjataan nuklir, perubahan iklim, penyalahgunaan bioteknologi, serta pengembangan kecerdasan buatan yang sembrono.

Para ilmuwan juga menyebut perubahan waktu jam disebabkan semakin agresifnya permusuhan melibatkan Rusia, China, Amerika Serikat, serta negara-negara besar lain.

"Pemahaman global yang telah susah payah dicapai sedang runtuh," bunyi pernyataan Buletin Ilmuwan Atom.
 
Kondisi tersebut melemahkan kerja sama internasional yang penting untuk mengurangi risiko eksistensial.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut