Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Prajurit TNI Penyerang Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara, KontraS Singgung Keadilan 
Advertisement . Scroll to see content

Jahatnya Pengedar Narkoba Gunakan Kucing sebagai Kurir ke Penjara, Ini Penampakannya

Kamis, 22 Mei 2025 - 13:03:00 WIB
Jahatnya Pengedar Narkoba Gunakan Kucing sebagai Kurir ke Penjara, Ini Penampakannya
Seekor kucing dijadikan kurir oleh pengedar narkoba untuk mengirim ratusan gram ganja dan heroin ke dalam penjara Kosta Rika (Foto: FB/Kementerian Kehakiman Kosta Rika)
Advertisement . Scroll to see content

Reaksi publik pun memuncak, bukan hanya karena percobaan penyelundupan, tapi fakta tragis bahwa seekor kucing dijadikan korban eksploitasi kriminal.

Simbol Kebrutalan Baru dalam Perdagangan Narkoba

Penggunaan hewan sebagai alat penyelundupan bukan hal baru dalam dunia gelap narkoba, tapi insiden ini menunjukkan peningkatan dalam kreativitas kejam para pelaku. Binatang yang tidak memiliki pilihan, tidak mengerti apa yang terjadi, dijadikan alat transportasi oleh manusia yang hanya peduli pada uang.

“Kami bukan hanya berurusan dengan narkoba, tapi kejahatan terhadap hewan. Ini bukan hanya melanggar hukum, tapi melanggar nurani,” ujar seorang petugas lokal yang ikut dalam investigasi. 

Kucing Sebagai Korban, Bukan Pelaku

Pakar perlindungan hewan menyuarakan keprihatinan mendalam atas insiden ini. Kucing yang dikenal cerdas dan jinak mudah dimanipulasi oleh manusia yang berniat jahat. Pengedar narkoba memanfaatkan naluri alami hewan tersebut untuk masuk ke wilayah yang seharusnya tak bisa ditembus.

“Ini bentuk kekerasan tersembunyi terhadap hewan. Kucing itu mungkin dipaksa, dilatih, atau dibiasakan mendekati penjara. Apa pun caranya, dia jelas dijadikan korban,” ujar seorang aktivis hak hewan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut