Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Israel Sudah Bantai 184 Warga Gaza saat Perang Masuki Hari Kedua Pascagencatan Senjata

Sabtu, 02 Desember 2023 - 07:44:00 WIB
Israel Sudah Bantai 184 Warga Gaza saat Perang Masuki Hari Kedua Pascagencatan Senjata
Asap hitam membubung di Gaza setelah jet-jet tempur Israel membombardir wilayah kantong Palestina itu, Jumat (1/12/2023). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id – Pertempuran baru di Gaza memasuki hari kedua pada Sabtu (2/12/2023), setelah negosiasi memperpanjang gencatan senjata antara dan Hamas gagal. Para mediator yang menengahi konflik itu mengatakan, pemboman yang dilakukan Israel di Gaza telah mempersulit upaya untuk menghentikan kembali permusuhan.

Wilayah timur Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza, menjadi sasaran pemboman hebat ketika batas waktu gencatan senjata telah lewat, tak lama setelah fajar menyingsing pada Jumat (1/12/2023) kemarin. Wartawan Reuters yang berada di Khan Younis melaporkan, kolom asap tampak membubung ke langit, setelah jet tempur Israel membombardir daerah itu.

Pada Jumat malam, pejabat kesehatan Gaza mengatakan, serangan udara Israel telah menewaskan 184 orang dan melukai sedikitnya 589 korban lainnya.  Pengeboman oleh jet-jet tempur zionis juga menghantam lebih dari 20 rumah.

Warga pun turun ke jalan dengan barang-barang yang ditumpuk di gerobak, mencari perlindungan lebih jauh ke barat Khan Younis.

Baik Israel maupun Hamas saling menyalahkan atas gagalnya perpanjangan gencatan senjata. Kedua pihak yang bertikai itu sama-sama menuduh pihak lawan menolak persyaratan pembebasan lanjutan para tawanan Israel oleh Hamas dengan imbalan pembebasan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut