Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!
GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengutuk serangan brutal Israel di Jalur Gaza selama 2 hari terakhir, termasuk saat perayaan Idul Adha, yang menewaskan 20 orang lebih. Serangan itu bukan hanya melanggar kesepakatan gencatan senjata tapi juga membuat suasana hari suci menjadi kelabu.
Menurut Hamas, serangan menargetkan warga sipil tersebut menunjukkan Israel ingin kembali ke masa perang genosida, sebagaimana berlangsung sejak 7 Oktober 2023.
Serangan udara Israel menargetkan apartemen di pusat Kota Gaza pada Rabu (27/5/2026) malam, menewaskan 10 orang, termasuk dua anak-anak dan dua perempuan dewasa. Serangan itu juga melukai puluhan orang lainnya.
"(Serangan itu merupakan) Kejahatan baru, pelanggaran terus-menerus dan terang-terangan (terhadap gencatan senjata)," bunyi pernyataah Hamas, dikutip dari Anadolu, Kamis (28/5/2026).
Peningkatan serangan Israel di seluruh Gaza selama 2 hari terakhir menunjukkan niat militer Zionis untuk melanjutkan operasi militer skala besar.