Israel Ngotot Bangun Ribuan Rumah bagi Pemukim Yahudi di Yerusalem Timur
Setelah pemenang tender ditetapkan, pembangunan konstruksi bisa dimulai dalam beberapa bulan.
"Ini adalah pukulan mematikan bagi prospek perdamaian dan kemungkinan solusi dua negara," demikian pernyataan Peace Now, seraya menambahkan Israel akan terus mengambil keuntungan sampai pemerintahan Trump berakhir.
Pegumuman tender ini juga disampaikan saat Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan tur ke kawasan pekan ini. Dia diperkirakan akan mengunjungi permukiman Israel di Tepi Barat.
Pejabat Palestina mengecam rencana kunjungan Pompeo tersebut.
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh dalam cuitannya pada Jumat mengatakan, kunjungan tersebut merupakan preseden berbahaya karena sama saja dengan melegalkan permukiman yang melanggar hukum internasional.
Palestina memperjuangkan Tepi Barat, bersama dengan Jalur Gaza dan Yerusalem Timur, masuk dalam wilayah mereka. Israel merebut wilayah-wilayah itu dalam perang pada 1967.
Editor: Anton Suhartono