Israel Klaim Rontokkan Roket dari Gaza saat Ketegangan di Masjid Al-Aqsa Meningkat
Raja Yordania Abdullah mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa kebijakan Israel terkait al-Aqsa sangat merusak peluang negara Yahudi itu untuk berdamai dengan Palestina. Yordania pun telah memanggil penjabat duta besar Israel dan memberikannya teguran.
“Saya harus memuji mereka yang melemparkan batu ke semua zionis yang menodai Masjid al-Aqsa dengan perlindungan pemerintah pendudukan Israel,” kata Perdana Menteri Yordania, Bisher al-Khasawneh, kepada parlemen, seperti dikutip kembali Reuters.
Sementara itu, Israel mengklaim para pengunjuk rasa Palestina berusaha mengganggu ketenangan ibadah umat Islam untuk tujuan politik dan; untuk mencegah kunjungan orang-orang Yahudi yang sekarang merayakan Paskah.
“Saya keberatan dengan pernyataan yang menyalahkan Israel atas kekerasan yang kami alami. (Padahal) beberapa orang (Palestina) mendorong pelemparan batu,” kata Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, merespons pernyataan al-Khasawneh.
“Ini menjadi hadiah bagi para penghasut, Hamas yang paling utama, yang mencoba menyulut kekerasan di sini, di Yerusalem,” ujarnya.
Setidaknya 152 warga Palestina dan delapan polisi zionis terluka di sekitar al-Aqsa selama konfrontasi pada Jumat lalu, menurut laporan petugas medis.
Editor: Ahmad Islamy Jamil