Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel
Advertisement . Scroll to see content

Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29:00 WIB
Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas
Serangan udara Israel kembali menghantam berbagai wilayah Lebanon, Jumat (13/3/2026), menewaskan lebih dari 25 orang di Beirut serta wilayah selatan dan timur negara itu. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Di wilayah timur Lembah Bekaa, dua orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka kritis setelah serangan Israel menghantam sebuah apartemen di Bar Elias.

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan seorang pejabat kelompok Al-Jamaa al-Islamiya. Pejabat tersebut ditemukan luka parah sementara dua putranya tewas.

Serangan lain menewaskan seorang perempuan Lebanon di Kota Abba, Lebanon selatan. Sementara itu, sebuah ambulans dilaporkan ikut terkena serangan di kawasan Tayr Falsay. Militer Israel juga menghancurkan Jembatan Zrarieh di Sungai Litani, yang menjadi jalur penting bagi Hizbullah

Tim penyelamat kemudian menemukan dua jenazah di reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di kota Qalila. Petugas pertahanan sipil masih berupaya mencari korban lain yang diduga tertimbun.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memperingatkan Israel bisa mengambil alih wilayah Lebanon jika pemerintah negara itu tidak menghadapi Hizbullah dan menghentikan serangan kelompok tersebut. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyampaikan pesan serupa, menuding pemerintah Lebanon bermain api, jika tidak mengambil langkah terhadap Hizbullah.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam sebelumnya menegaskan pemerintahnya berkomitmen memulihkan kedaulatan negara, termasuk dengan melarang sayap militer Hizbullah. Namun, langkah tersebut sulit dilakukan di tengah situasi perang yang sedang berlangsung.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut