Israel Hentikan Siaran Al Jazeera terkait Perang di Gaza
TEL AVIV, iNews.id - Stasiun televisi Qatar Al Jazeera terpaksa menghentikan siaran di Israel setelah pemerintahan Zionis melarang operasionalnya. Pihak berwenang Israel, Minggu (5/4/2024), menggerebek sebuah kamar hotel di Yerusalem yang digunakan Al Jazeera sebagai kantor.
Penggerebekan itu terjadi tak lama setelah kabinet pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan keputusan untuk menutup stasiun televisi tersebut dengan alasan mengancam keamanan nasional. Penutupan berlaku selama perang di Gaza berlangsung.
Tayangan video yang beredar di media sosial menunjukkan, polisi Israel berpakaian sipil membongkar peralatan kamera dan alat siaran lainnya di sebuah kamar hotel di Yerusalem Timur.
Al Jazeera menyatakan peggerebekan tersebut merupakan tindakan kriminal. Mereka membantah tuduhan bahwa siarannya mengancam keamanan nasional Israel seraya menyebut alasan itu sebagai kebohongan yang berbahaya serta menggelikan.
Al Jazeera juga menyebut tuduhan itu bisa membahayakan para jurnalisnya dalam meliput perang Israel-Hamas yang telah memasuki bulan ke-7.