Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Advertisement . Scroll to see content

Israel Harus Disalahkan atas Terhentinya Upaya Gencatan Senjata di Lebanon

Jumat, 27 September 2024 - 06:37:00 WIB
Israel Harus Disalahkan atas Terhentinya Upaya Gencatan Senjata di Lebanon
Israel layak disalahkan atas terhentinya upaya gencatan senjata di Lebanon (ilustrasi). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Serikat, Prancis, dan sekutu lainnya menyerukan penghentian perang di Lebanon selama 21 hari. Seruan itu muncul setelah Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu di sela-sela Majelis Umum PBB di New York.

Menurut kedua pemimpin Barat itu, situasi di Lebanon kini tidak dapat ditoleransi lagi. "Dan tidak menguntungkan siapa pun, baik rakyat Israel maupun rakyat Lebanon," kata mereka dalam pernyataan bersama.

Ironisnya, Israel mengumumkan bahwa pihaknya telah mengamankan paket bantuan militer baru senilai 8,7 miliar dolar AS dari Amerika Serikat untuk mendukung zionis dalam konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah. Hal itu memperlihatkan sikap munafik AS dan keengganan Washington DC untuk menggunakan bantuan militernya sebagai daya ungkit untuk gencatan senjata di Timur Tengah.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut