Israel Gunakan Uranium Terdeplesi di Gaza? Palestina Desak Penyelidikan Internasional
WINA, iNews.id - Pemerintah Palestina kembali menyerukan investigasi internasional setelah muncul dugaan kuat bahwa Israel menggunakan uranium terdeplesi dalam serangan besar-besaran di Jalur Gaza.
Tuduhan ini disampaikan Duta Besar Palestina untuk Austria sekaligus Pengamat Tetap untuk PBB di Wina, Salah Abdel Shafi, yang menyebut sejumlah penyelidikan telah mengarah pada penggunaan bahan berbahaya tersebut.
Menurut Abdel Shafi, efek serangan Israel tidak hanya menimbulkan kehancuran fisik, tapi juga ancaman kontaminasi jangka panjang terhadap lingkungan Gaza.
Dia menjelaskan, dari laporan-laporan yang dihimpun, residu logam berat dan partikel berbahaya dari bahan peledak Israel kemungkinan telah masuk ke air tanah, tanah perkotaan, hingga udara yang dihirup jutaan warga Gaza.
"Banyak penyelidikan mengungkap Israel menggunakan uranium terdeplesi dalam serangannya ke Gaza," ujar Abdel Shafi, dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti, dikutip Jumat (21/11/2025).