Iran Tuntut Pertanggungjawaban Amerika-Israel atas Serangan Fasilitas Nuklir, Minta Ganti Rugi
“Presiden Trump dan pejabat AS lainnya harus bertanggung jawab secara pidana atas serangan itu,” tulisnya.
Teheran juga menekankan bahwa komentar Trump merupakan bukti nyata keterlibatan dan kendali langsung Washington selama perang udara Iran, Israel, yang berlangsung dari 13 hingga 24 Juni.
Tuntutan Reparasi dan Kompensasi
Iran dalam suratnya menuntut AS dan Israel untuk tunduk pada kewajiban reparasi, termasuk restitusi dan kompensasi atas kerusakan fasilitas nuklir serta kerugian lain yang ditimbulkan. Pemerintah Iran menilai kerusakan yang terjadi bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga berdampak pada stabilitas kawasan dan program nuklir nasional.
“Ini tanpa prasangka terhadap tanggung jawab pidana individu siapa pun, termasuk dalam rezim Israel, yang memimpin, memerintahkan, melakukan, atau membantu kejahatan perang tersebut,” kata Araghchi.
PBB dan AS Belum Berkomentar
Hingga saat ini, juru bicara misi AS untuk PBB maupun kantor Sekjen PBB Antonio Guterres belum memberikan respons atas tuntutan Iran. Namun desakan Teheran diprediksi akan memperpanjang ketegangan diplomatik di tengah situasi Timur Tengah yang sudah memanas.