Iran Tuduh AS Langgar Wilayah Udara, Gencatan Senjata Terancam Gugur?
TEHERAN, iNews.id - Militer Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar wilayah udara dalam serangan pada Senin (25/5/2026). AS melancarkan serangan udara ke Bandar Abbas, memicu ledakan di beberapa lokasi.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut, beberapa pesawat militer AS melanggar wilayah udaranya. Oleh karena itu, IRGC berhak untuk membalas.
"Tentara Amerika, sebagai kelanjutan dari aksi petualangan di wilayah tersebut, telah melanggar wilayah udara Iran di kawasan Teluk Persia," bunyi pernyataan Selasa (26/5/2026), seperti dilaporkan kantor berita Fars.
IRGC memperingatkan AS akan menanggapi pelanggaran tersebut dengan pembalasan.
Iran memiliki hak yang sah untuk mengambil tindakan atas setiap pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS.